Ramadhan Saat Tepat Menulis Buku

Advertorial

Puasa itu mencerahkan.  Dalam puasa, ada yang dinamakan fungsi iluminatif, ketika seseorang berpuasa, mereka bisa mendapatkan pencerahan. Seseorang menjadi tercerahkan. Kenapa? Sebab pada saat puasa, terutama di bulan ramadhan, seseorang bisa berubah menjadi sosok yang taat, bahkan mendekati ketaatannya malaikat.  Dalam arti,  penuh taat dan tak melakukan maksiat. Di saat momentum seperti itulah muncul pencerahan batin (ghayat an-nuraniyyah).

Di bulan ramadhan pula, biasanya orang berinteraksi secara intens dengan Alquran. Baik dengan membaca dan mengkajinya sendiri. Atau melalui guru-guru mereka. Di masjid, majelis taklim atau ruang-ruang kajian tertentu. Interaksi demikian tentu menjadikan seseorang terwarnai oleh spirit Alquran yang didalamnya banyak sekali pencerahan, pemahaman dan sumber inspirasi.

Inilah momentum terbaik untuk mengembangkan diri.  Disaat ketenangan didapatkan, beragam ide berhamburan, ditambah ada waktu sebulan penuh untuk sebuah kegiatan ibadah yang produktif. Maka, menulis buku adalah amal  prioritas yang bisa kita hasilkan.  Sebuah ungkapan ulama pernah menyebutkan “Jika Kau Bukan Anak Raja dan Juga Bukan Anak Ulama Besar, Buatlah Buku”.

Tapi, melihat kenyataan. Misalnya:

Anda orang super sibuk
Anda tidak punya waktu luang
Anda bekerja berangkat pagi
Pulang malam…

Tapi Anda ingin menerbitkan buku, Bisakah?
Jawabannya adalah bisa. Bagaimana caranya?

Anda cukup duduk dan bercerita
Kami akan mendengar dan menuliskannya,
Menjadi sebuah buku dan diterbitkan.
Enak bukan?

Saat ini saya dan tim sudah menulis setidaknya:

10 judul buku atas nama orang lain
2 Biografi Profesor (Guru Besar)
16 Biografi dokter

Jadi, Buat Anda
Yang serius menerbitkan buku
Tanpa harus menulis.
Investasi & Informasi silakan hubungi kami. Terimakasih

Salam
Yons Achmad
Penulis Kreatif
Founder Kanetindonesia.com
WA:082123147969