Di Hari Perempuan, Saatnya Resign Buat Bisnis Mandiri

Kolom

PerawatNews.com

Di Hari Perempuan ini, apa refleksi Anda? Bagi para perempuan, terutama para pekerja kantoran, saya kira perlu dech memikirkan untuk mundur dan mencoba membuat usaha mandiri. Biar para suami, pasangannya yang total bekerja mencari nafkah. Sementara, istri barangkali tetap bekerja tapi lebih kepada mengembangkan keilmuannya agar tidak tumpul dan berguna bagi masyarakat banyak (umat). Lalu, apa bentuk konkritnya. Saya kira ada dua: jualan online alias membuka toko online dan bisnis konten (membuat media).

Toko Online

Membuka toko online, alias jualan online adalah bisnis yang cocok untuk ibu rumah tangga. Karena bisa dikerjakan di rumah. Dari berbagai pengalaman yang saya dapatkan, kadang, dari berjualan online ini malah bisa mengalahkan penghasilan suaminya yang bekerja kantoran. Nah, tak ada salahnya, kalau mulai menjalankan bisnis toko online ini. Harapannya, tentu tetap bisa mengurus rumah tangga, mendidik anak, tapi tetap mendapatkan penghasilan. Tak perlau khawatir, modal membuka toko online ini sangat terjangkau.

Bisnis Media (online)

Ini yang coba saya terapkan dalam keluarga. Walau baru dalam tahap pembuatan medianya, belum dijalankan dengan fokus. Karena pasangan dulu bekerja sebagai Perawat di RS Dharmais, Jakarta. Dan selama itu pula bekerja di bagian pelayanan alias melayani pasien, tentu punya pengalaman. Nah, tak ada salahnya pengalaman itu dibagikan kepada orang lain. Begitulah, setelah menikah, resign dan mulai bisnis mandiri. Lewat bisnis media, majalah online keperawatan yang dinamai Perawatnews.com (Sentra Informasi Keperawatan). Dia memang belum begitu paham bagaimana menjalankannya.

Tapi pelan-pelan saya bilang bagaimana cara kerjanya. Lewat media itu, usahakan menulis secara rutin sehingga akan terbangun personal branding dia sebagai seorang perawat, lalu membuat modul-modul, buku-buku untuk seminar dan dia sebagai pembicaranya atau membuka kursus (kuliah) online bidang keperawatan. Sementara, karena media terus diisi dengan tulisan yang orisinil maka bisa mendapatkan penghasilan dari pemasangan iklan baik iklan banner dari sponsor lokal maupun misalnya dari Google Adsense.

Begitulah kira-kira jalan yang bisa ditempuh oleh para perempuan yang ingin mandiri, membuat bisnis sendiri. Segera putuskan untuk resign dan mencoba membuka setidaknya dua alternatif bisnis di atas, membuka toko online atau membuat media online (bisnis konten). Percayalah, rezeki akan selalu ada. Kita tinggal serius menjalankanya. Benar-benar dijalankan, tak hanya dipikirkan. Begitu ya. (Yons Achmad/Konsultan Media/ CEO Kanet Indonesia).