Kolom

pemikir-independen-yons-achmad

Menjadi Pemikir Independen

Di tengah kepungan kehidupan (politik) yang penuh kepentingan, kita memerlukan lebih banyak pemikir independen. Kenapa? Hanya pemikir independenlah yang bisa memberikan beragam pandangan secara jujur.....

nkri-harga-mati

Bahaya Slogan “NKRI Harga Mati”

Patriotisme, dalam arti cinta tanah air itu baik. Tapi, politik patriotisme, dalam arti menebar slogan plus serampangan memberikan stigma (cap) kepada kelompok tertentu sebagai anti.....

pemadaman-listrik

Menyoal “Kejahiliyahan” PLN

Menyoal “Kejahiliyahan” PLNOleh:Yons Achmad(Praktisi Komunikasi Strategis) “Rasulullah sudah susah payah membawa umat ke zaman pencerahan, sementara PLN malah membawa kembali umat ke era kejahiliyahan”. Itu.....

mengarang itu gampang

Mengarang Itu Gampang ?

“Mengarang itu gampang”, kata almarhum Arswendo Atmowiloto.  Seorang penulis (pengarang) yang sampai wafatnya menghidupi diri dan keluarganya dari menulis. Tentu, kata-kata itu semacam mantra baginya......

ahy

Belajar Dari Komunikasi Strategis AHY

Ada hal menarik sepintas mengamati gaya komunikasi  Agus Harimurti Yudhoyono  (AHY).  Untuk sementara,  saya akan abaikan unsur dan motif politik yang mengikutinya.  Satu yang saya.....

seni mengkritik

Seni Komunikasi Kritik Ala Al-Ghazali

Anda suka kritik pemerintah? Bagus. Kenapa? Karena itu bentuk sikap kritis. Ketika kita menemukan kebijakan publik pemerintah yang sekiranya bakal menyengsarakan rakyat, maka hukumnya wajib.....

Tolak provokasi

Stop Komunikasi Provokatif

Seorang pejabat, tepatnya seorang menteri bilang di media "Jangan macam-macam kalau tak mau berurusan dengan polisi". Apa kesan Anda ketika mendengar atau membaca pernyataan itu?.....

personal branding lewat buku

Personal Branding Lewat Buku

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar istilah personal branding? Sebuah istilah yang mengacu pada ingin dikenal sebagai apa Anda di dunia ini. Diera media sosial.....

buku

Balas Dengan Buku

Melawan Lewat Buku Media sosial (medsos) bisa menjebak kita untuk sibuk atas pikiran orang lain. Sementara, kita malah sering abai dengan pikiran kita sendiri.  Hasilnya.....