Bagaimana Orang Rela Mengeluarkan Uang Untuk Anda?

Kolom

Saat membuka Facebook, saya menjumpai iklan penghitam uban. “Ini adalah ramuan khas Kalimatan yang bisa membuat rambut Anda menghitam kembali”. Bagi saya yang rambutnya sudah mulai tumbuh uban tentu menarik perhatian.

Dan, saya yakin banyak orang yang tergerak membelinya. Kenapa? Karena mereka butuh. Jadi rela mengeluarkan uang untuk kebutuhan tersebut. Memang,  saya tak beli, karena saya lebih suka biarkan uban tumbuh, sebagai pengingat kalau masa muda saya telah berkurang. Tapi, saya yakin banyak orang tergerak membelinya.

Terkait dengan iklan, atau lebih tepatnya penawaran, saya pernah dikritik oleh seseorang, walaupun tidak langsung, tapi melalui orang lain.  “Sebenernya aku butuh website untuk perusahaanku, tapi penawarannya terlalu to the point, seolah dia butuh banget”, katanya.  Akhirnya, dia tak jadi buat website lewat saya. Tak masalah, tapi saya belajar dari sini.

Satu yang kemudian menjadi pelajaran, ketika seseorang ingin menjual sesuatu atau layanan tertentu, pertanyaan penting yang perlu diajukan, apakah dia butuh? Kalau iya, itu memang jodoh. Tapi bagaimana kalau tidak? Ya diyakinkan, tentu bukan dengan bualan kosong.

Tapi, meyakinkan ketika seseorang, lembaga atau perusahaan memakai produk atau layanan tertentu, banyak sekali manfaatnya. Investasi menjadi terasa kecil dibanding manfaat yang bisa dipetik.

Memang, komunikasi pemasaran demikian, perlu memerhatikan segmen.

Misalnya, Ketika saya  menawarkan penulisan buku biografi. Ketika  menawarkan dikalangan milenial, anak-anak muda, sudah pasti banyak yang menolaknya. Buat apa biografi? Saya belum pengalaman, saya belum sukses, kisah saya belum layak ditulis. Itu beberapa alasan mereka.

Inilah pentingnya memerhatikan segmen.

Sampai, saya menemukan polanya. Untuk layanan penulisan biografi, biasanya saya  menawarkan kepada mereka para pensiunan, orang-orang yang sukses di massa tuanya, para mantan pejabat, mantan profesional dll. Beberapa diantaranya berhasil.

Alhamdulillah, saat ini, klien penulisan buku atau biografi yang saya kerjakan kebanyakan dari kalangan pensiunan dokter.  Begitulah kira-kira bagaimana seseorang bakal rela mengeluarkan uang untuk Anda.

Temukan produk yang sangat dibutuhkan orang. Kalau tidak, yakinkah mereka dengan beragam kemanfaatan produk atau layanan Anda.  Dan, komunikasikan itu pada segmen yang tepat. Bismillah, orang akan  suka rela  dan senang hati mengeluarkan uang untuk Anda demi kehidupannya yang lebih baik. []

Salam
Yons Achmad
Penulis Kreatif
Praktisi Komunikasi Strategis
CEO Kanetindonesia.com
WA:082123147969