Peran Media Mengembangkan Industri Halal

kolom

Peran Media Mengembangkan Industri Halal
Oleh: Yons Achmad
(Pengamat Media. Pendiri Kanet Indonesia)

Bagaimana kabar industri halal di tanah air? Alih-alih perkembangannya menyenangkan, yang terjadi banjir produk halal dari luar. Ya, saat ini negeri ini masih banyak dibanjiri oleh produk-produk halal asing. Kondisi demikian tentu saja memperihatikan.

Idealnya, dengan sumber daya alam yang melimpah, serta pemahaman Islam yang cukup, Indonesia bisa memimpin dalam bisnis industri halal. Nyatanya, kenyataan ini belum terjadi. Dibanding  negara tetangga Malaysia saja, sepertinya kita masih kalah jauh.

Sebenarnya, bagaimana agar industri halal di Indonesia bisa berkembang? Ada beberapa hal yang sebenarnya bisa kita lakukan. Yang pertama tentu saja membenahi mindset (cara berpikir) para pelaku industri. Harus paham bahwa industri halal menjadi faktor penting untuk dikembangkan karena industri ini  telah menjadi trend global. Sudah seharusnya pelaku industri di tanah air mengambil peran yang signifikan atas perkembangan demikian.

Selanjutnya adalah peran pemerintah. Seperti kita tahu. Indonesia telah punya UU Jaminan Produk Halal yang telah diundangkan pada tahun 2014 lalu. Sayangnya, produk perundang-undangan ini belum terlaksana dengan baik dan efektif. Padahal undang-undang inilah yang bisa menjadi payung hukum untuk mengembangkan produk dan industri halal di tanah air.

Atas kenyataan demikian, tentu saja edukasi terus menerus terkait dengan  seluk beluk produk  dan industri halal perlu terus digalakkan. Sebuah kabar baik, telah hadir sebuah media yang secara khusus turut serta dalam edukasi industri halal.

Peran inilah yang saat ini diambil oleh Halaltren.com, sebagai media yang ingin turut serta peduli terhadap perkembangan industri halal maupun wisata halal di tanah air. Para pengambil kebijakan maupun masyarakat perlu mengapresiasi hadirnya media seperti halaltren.com ini.

Harapannya, Industri halal akan terus berkembang. Kata kuncinya memang harus ada sinergi yang baik  antara pelaku usaha, pemerintah dan media. []

Depok, 7 Desember 2017.