Yanuardi Syukur: Calon Kuat Ketua Umum FLP 2017-2021

Berita

Forum Lingkar Pena (FLP), sebagai organisasi penulis terbesar di tanah air, akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas)  IV di Bandung (3-5 November 2017).  Salah satu tujuan munas kali ini adalah memilih Ketua Umum periode 2017-2021. Banyak kandidat yang muncul dalam perebutan  Ketua Umum ini. Salah satu calon kuatnya, Yanuardi Syukur, selain beberapa kandidat lainnya. Diantaranya Gegge S Mapangewa (Kepala Sekolah SMP Plus Al-Ashri, Makasar), Koko Nata (Blogger) dan Ganjar Widhiyoga, dosen Universitas Swasta di Solo.

Terkait dengan pencalonannya, kandidat Doktor Antropologi Universitas Indonesia (UI) ini mengaku siap untuk memimpin FLP. “Saya siap dicalonkan jadi ketua umum, setidaknya ada beberapa hal yang bisa saya lakukan kelak seperti penuntasan registrasi dan database anggota FLP, manajemen kepengurusan yang efektif, penerbitan karya-karya FLP ke bahasa asing dan kolaborasi dengan berbagai lembaga” ungkapnya.

Yanuardi Syukur (35)  adalah alumni Fisip Universitas Hasanuddin.  Kiprahnya di FLP tak perlu diragukan lagi. Dia mantan Ketua FLP Sulawesi Selatan (2004-2006), Koordinator Fundraising FLP Pusat (2008) dan Divisi Advokasi dan Divisi Karya FLP Pusat (2013-2017). Pria kelahiran Halmahera Utara, 13 Januari 1982 ini  sudah lebih dari 15 tahun bergelut di dunia kepenulisan dan menghasilkan 50-an buku.  Saat ini,  aktivitasnya tercatat   sebagai pengajar (dosen) di Universitas Indonesia (UI) dan tinggal di Depok.

Beberapa penghargaan diraihnya. Pada tahun 2013, dalam rangkaian kegiatan Munas FLP di Kuta, Bali, ia terpilih sebagai Penulis Buku Non-Fiksi Terpuji dan menerima Pena Award.  Pada saat yang sama, ia juga salah satu Nominator Penulis Terpuji Forum Lingkar Pena (FLP). Sepulang dari Bali, ia menerima penghargaan dari Rektor Universitas Khairun Husen Alting sebagai penulis produktif. Salah satu buku karyanya yang berjudul Siti Asiah dikaji sebagai bahan skripsi oleh mahasiswa. Buku-buku karyanya  tersimpan di beberapa kampus dan perpustakaan, di antaranya: Perpustakaan Nasional RI, PerpustakaanNegara Singapura National Library of Australia (NLA).  Sebagian karya bukunya turut dipamerkan di Frankfurt Book Fair 2015. (Yons Achmad/Kanet Indonesia).