Sandiaga-Sylvi untuk Pilkada DKI

kolom

sylviana-murni

Jakarta butuh perubahan. Kita tidak bisa lagi mengandalkan Ahok. Harus ada alternatif yang bisa kita sodorkan untuk membawa Jakarta menjadi lebih baik dari sekarang.  Dalam kepemimpinan Ahok yang ada hanyalah kehebohan media. Tapi nyaris tidak ada perubahan yang berarti. Mungkin pandangan demikian terlalu tendensius dan mengecilkan Ahok. Tapi, apa boleh buat, faktanya memang begitu. Jadi, tak ada alasan untuk memberikan kesempatan lagi kepada tokoh ini. Tokoh  yang sudah dicalonkan oleh partai-partai “sekuler” semacam Nasdem, Hanura dan Golkar.

Harus ada terobosan dari partai-partai berbasis Islam, juga dukungan dari komunitas masyarakat Betawi, menyodorkan tokoh alternatif untuk bisa bertarung dalam pilkada DKI 2017 mendatang.  Sandiaga S Uno tokoh muslim yang sudah dicalonkan oleh salah satu partai dan kemungkinan besar mendapat dukungan dari partai berbasis Islam semacam PKS, PPP, PKB mungkin juga PAN saya kira perlu mendapat apresiasi. Masalahnya sekarang, siapa kira-kira wakil yang tepat untuk mendampinginya?

Di media, beredar beberapa tokoh yang berpotensi mendampingi Sandiaga. Diantaranya Sylviana Murni, Deputi Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov DKI, Saefullah, Sekretaris Daerah yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama DKI dan juga Yoyok Riyo Sudibyo, Bupati Batang, Jawa Tengah.  Saat ini, ketiga tokoh tersebut sedang di godok oleh Partai Gerindra dan sejumlah partai yang tergabung dalam Koalisi Kekeluargaan.

Pertarungan menuju pilkada DKI memang sengit. Banyak sekali analisis yang membahasnya. Tapi, dalam kesempatan kali ini, saya hanya ingin bicara dari hati ke hati. Kalau boleh jujur, saat ini warga Jakarta boleh dibilang sudah cukup stres dan kesal melihat perilaku pemimpinnya yang tak jelas prestasinya tapi congkak, kasar dan bermulut kotor.  Nah, kehadiran sosok perempuan yang identik dengan Risma (Walikota  Surabaya)  dengan perangai yang lembut, tidak kasar, sopan namun professional perlu kita kedepankan.

Sylviana murni adalah jawabannya. Selain perempuan, juga merupakan tokoh Betawi yang saya kira mengerti betul bagaimana mengurus Jakarta dengan sentuhan nilai-nilai keBetawian yang religius dan berkebudayaan. Di media, apresiasi datang dari Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani di mana diakui bahwa Sylviana Murni menjadi salah satu kandidat yang sedang dikaji.

Mungkin memang pas  dan Sylviana Murni merupakan pasangan Cawagub yang tepat karena berlatarbelakang birokrasi akademisi, berpengalaman, Betawi, figur  perempuan yang cerdas serta punya basis keumatan yang jelas yakni Nahdatul Ulama dan  HMI.

Dengan demikian, duet Sandiaga dan Sylviana  saya kira  sudah tepat. Keduanya bisa menjadi alternatif untuk memimpin  Jakarta ke depan  menjadi seperti yang kita harapkan.

Penulis dr. Chairil Anwar Soleh SP. An. Bekerja sebagai dokter Spesialis Anestesi di RS Dharmais, Jakarta. Bergiat di organisasi Betawi Kumpul.